Membuat Film – Tips Membuat Film Sukses
Membuat Film sebenarnya tidak sulit. Secara tidak kita sadari, sebenarnya film ibarat kahidupan sehari-hari yang penuh dengan romantika. Cuma bedanya, dalam kehidupan sehari-hari, apa yang dilakukan tidak terekam oleh kamera. Dan, apa yang dilakukan, secara sadar atau tidak, kita sudah melakukan sebuah adegan. Sedangkan dalam film, adegan terekam oleh kamera dan ditampilkan secara menarik dan menjadi unsur terpenting.

Membuat film harus memperhatikan unsur yang yang dibutuhkan. Selain dana, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pembuat film, seperti scenario, sutradara, kamera, pemain dan kru.
Penentuan ide atau cerita yang kemudian dituangkan kedalam sebuah scenario merupakan unsur terpenting dalam sebuah produksi film. Sebab, cerita menjadi embrio sebuah film. Dari sinilah ditentukan film ini akan dibawa kemana, baik itu sasaran atau tujuan dibuatnya sebuah film. Maksudnya, sebelum scenario dibuat harus ditentukan terlebih dahulu, apakah scenario dibuat berdasarkan saduran dari sebuah karya novel, atau cerita yang diambil dari kehidupan nyata sehari-hari Tentukan juga tujuan atau sasaran dari film yang ingin dibuat. Misalnya, film yang dibuat ditujukan untuk masyarakat kelas bawah, tengah atau kelas atas. Tujuan atau sasaran ini penting, agar film yang dibuat bisa tepat sasaran dan bisa dinikmati dengan baik orang yang menontonnya.
Tentukan juga genre film yang akan dibuat, misalnya film drama, horror, komedi atau film yang berlatar sejarah perjuangan. Penentuan ini penting agar tidak salah dalam menampilkan adegan demi adegan. Misalnya, film berlatar belakang sejarah, tidak mungkin menampilkan kahidupan kekinian yang penuh dengan unsur modernisasi
Membuat film yang baik tentu harus juga memperhatikan siapa yang dipercaya menggarap film tersebut. Penentuan sutradara sangat penting, mengingat dari tangan seorang sutradaralah bisa lahir film yang bermutu atau tidak.
Selain penentuan sutradara, hal lain yang perlu diperhatikan adalah pemilihan pemain. Hal ini penting dilakukan agar pemain yang dipilih sesuai dengan cerita yang dibuat. Misalnya, jika dalam scenario ada alur cerita tentang anak jalanan, maka pemain yang dipilih harus mendekati sosok yang ada dalam cerita.
Membuat film, tentu harus juga diperhatikan jenis kamera yang akan digunakan. Pemilihan atau penentuan ini penting, mengingat saat ini banyak jenis kamera yang bisa di gunakan, tentunya disesuainya dengan jenis film yang akan dibuat.
Membuat film, juga harus memperhatikan pemilihan kru yang akan dipekerjakan. Ada baiknya, kru yang dipilih bisa bekerja sama dengan baik dengan semua tim yang ada. Pemilihan kru sangat penting, karena ditangan kru-lah sebuah produksi film bisa berjalan dengan baik atau tidak.



